Jika sebelumnya kita sudah membahas apa itu Hermes Agent dan bagaimana perbedaannya dengan n8n, maka langkah berikutnya adalah mulai mencoba menjalankannya secara langsung.
Kabar baiknya, kita tidak perlu langsung menyewa VPS untuk belajar Hermes Agent. Sebagai pemula, kita bisa menginstalnya terlebih dahulu di laptop atau komputer menggunakan localhost. Cara ini jauh lebih sederhana dan cocok untuk memahami cara kerja Hermes Agent sebelum digunakan pada server yang berjalan 24 jam.
Di artikel ini kita hanya membahas gambaran proses instalasi dan workflow secara umum. Untuk langkah demi langkah instalasi, konfigurasi, dan praktik langsung, kamu bisa mengikuti video tutorial yang saya sematkan pada halaman ini.
Banyak orang berpikir bahwa belajar AI Agent harus langsung menggunakan VPS. Padahal untuk tahap awal, hal tersebut belum diperlukan.
Dengan menjalankan Hermes Agent di localhost, kita bisa:
Memahami proses instalasi.
Mengenal tampilan Hermes Agent.
Mencoba berbagai AI model.
Belajar workflow dasar.
Melakukan eksperimen tanpa biaya tambahan.
Setelah semuanya dipahami, barulah Hermes Agent dapat dipindahkan ke VPS agar berjalan selama 24 jam.
Sebelum memulai proses instalasi, pastikan komputer sudah siap digunakan untuk development.
Secara umum, proses instalasi dilakukan melalui Terminal atau Command Prompt sesuai sistem operasi yang digunakan.
Hermes Agent juga menyediakan dokumentasi resmi yang menjelaskan proses instalasi untuk Windows, Linux, maupun macOS sehingga kita bisa menyesuaikannya dengan perangkat yang digunakan.
Pada tutorial ini, Hermes Agent diinstal menggunakan Terminal.
Pendekatan ini cukup ringan karena kita tidak perlu memasang aplikasi desktop tambahan.
Setelah menjalankan perintah instalasi dari dokumentasi resmi, Hermes Agent akan melakukan proses download dan konfigurasi awal secara otomatis.
Jika proses instalasi berhasil, kita sudah siap melanjutkan ke tahap konfigurasi AI.
Salah satu hal menarik dari Hermes Agent adalah kita bisa langsung mencobanya menggunakan AI model gratis.
Hal ini sangat membantu bagi pemula karena kita tidak perlu langsung berlangganan layanan AI berbayar.
Nantinya kita dapat memilih provider AI yang tersedia, kemudian memilih model yang ingin digunakan sesuai kebutuhan.
Jika suatu saat membutuhkan performa yang lebih tinggi, provider AI tersebut juga dapat diganti dengan model berbayar.
Setelah proses konfigurasi selesai, Hermes Agent sudah bisa langsung dijalankan di laptop.
Pada tahap ini kita sudah dapat mulai berinteraksi dengan AI melalui Terminal.
Misalnya kita bisa:
Menyapa AI.
Mengajukan pertanyaan.
Meminta bantuan membuat ide.
Mencoba berbagai prompt.
Mengenal cara kerja AI Agent.
Walaupun masih berjalan di localhost, proses ini sudah cukup untuk memahami bagaimana Hermes Agent bekerja.
Hermes Agent juga memungkinkan kita mengganti AI model tanpa perlu melakukan instalasi ulang.
Jika suatu saat ingin mencoba model yang berbeda, kita hanya perlu memilih provider dan model AI yang diinginkan.
Banyak developer menggunakan layanan seperti OpenRouter karena menyediakan berbagai pilihan AI model, mulai dari versi gratis hingga model premium dalam satu platform.
Dengan begitu kita memiliki fleksibilitas untuk memilih model sesuai kebutuhan project.
Salah satu kelebihan Hermes Agent adalah kita dapat langsung meminta bantuan kepada AI ketika ingin melakukan integrasi.
Misalnya jika ingin menghubungkan Hermes Agent dengan Telegram, kita cukup bertanya kepada AI mengenai langkah-langkah yang diperlukan.
AI kemudian akan memberikan panduan yang dapat kita ikuti untuk melakukan konfigurasi.
Pendekatan seperti ini membuat proses belajar terasa lebih mudah karena AI juga berfungsi sebagai asisten yang membantu menjelaskan berbagai kebutuhan teknis.
Menjalankan Hermes Agent di localhost sangat cocok untuk belajar.
Namun ketika kita ingin membuat AI Agent yang selalu aktif dan dapat diakses kapan saja, maka VPS menjadi pilihan yang lebih tepat.
Dengan VPS:
Hermes Agent tetap berjalan meskipun laptop dimatikan.
Automation dapat berjalan selama 24 jam.
Integrasi dengan berbagai layanan menjadi lebih stabil.
Cocok untuk kebutuhan production.
Karena itu banyak developer memulai dari localhost terlebih dahulu, kemudian memindahkan project ke VPS ketika sudah siap digunakan.
Belajar Hermes Agent tidak harus langsung menggunakan server atau VPS. Sebagai pemula, menjalankannya di localhost sudah lebih dari cukup untuk memahami proses instalasi, konfigurasi AI, serta cara kerja dasar AI Agent.
Setelah berhasil menjalankan Hermes Agent di laptop, langkah berikutnya adalah mempelajari cara deploy ke VPS dan menghubungkannya dengan layanan seperti Telegram agar AI Agent dapat digunakan secara maksimal. Seluruh proses instalasi dan praktiknya sudah saya jelaskan secara lengkap pada video tutorial yang bisa kamu tonton di halaman ini.